Cetak artikel ini?
Sekilas tentang jOgjA
4/09/2008 9:46 AM Propinsi
Daerah Yogyakarta merupakan Propinsi yang mempunyai status sebagai Daerah
Istimewa. Status Daerah Istimewa ini berkaitan dengan sejarah terjadinya
Propinsi ini, pada tahun 1945, sebagai gabungan wilayah Kesultanan Ngayogyokarta
Hadiningrat dan Kadipaten Pakualaman, yang menggabungkan diri dengan wilayah
Republik Indonesia yang diproklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945, oleh
Sukarno dan Moh. Hatta.
Ujung bagian Utara Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan puncak
gunung Merapi dengan ketinggian ± 2920 meter diatas permukaan laut
merupakan salah satu gunung Api terakhir teraktif di dunia.Oleh para ah
li gunung berapi (vulkanolog) internasional, gunung api ini sangat terkenal
karena bentuk letusannya yang khas, dan sejenis dengan
letusan gunung api Visuvius di Italia. Sampai saat ini gunung Merapi
masih sangat aktif. Puncaknya selalu mengepulkan asap, yang merupakan
panorama kota Yogyakarta sebelah utara.
Luas Propinsi Daerah Istimewa Yogyakrta, lebih kurang 3.186 Km2 berpenduduk
3.311.812 jiwa (data tahun 2000) dan terbagi menjadi 5 Daerah Kabupaten
/ Kota, yakni:
Kota Yogyakarta, yang merupakan Ibu kota Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kabupaten Sleman, dengan Ibukota Beran.
Kabupaten Gunungkidul, dengan Ibukota Wonosari. Kabupaten Bantul, dengan
Ibukota Bantul.
Kbupaten Kulonprogo, dengan Ibukota Wates. Kota Yogyakarta (kotamadya,
nama lain: Jogja, Yogya, Yogyakarta, Jogjakarta) adalah sebuah kota besar
di Indonesia.
Kota ini pernah menjadi ibu kota Indonesia pada masa revolusi. Selain
itu kota ini adalah ibu kota Daerah Istimewa Yogyakarta, yang dipimpin
oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Pangeran Pakualam.
Makanan khas kota ini adalah gudeg.
Yogyakarta dikenal sebagai kota pelajar, karena hampir 20% penduduk produktifnya
adalah pelajar dan terdapat 137 perguruan tinggi. Jogja merupakan kota
yang diwarnai dinamika pelajar dan mahasiswa yang berasal dari berbagai
daerah di Indonesia. Perguruan tinggi yang dimiliki oleh pemerintah adalah
Universitas Negeri Yogyakarta, Institut Seni Indonesia dan Universitas
Islam Negeri Sunan Kalijaga.
Budaya
Jogjakarta masih sangat kental dengan budaya jawanya. Seni & budaya
merupakan bagian tak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat Jogja. Sejak
masih kanak-kanan sampai dewasa, masyarakat Jogja akan sangat sering menyaksikan
dan bahkan, mengikuti berbagai acara kesenian dan budaya di kota ini.
Bagi masyarakat Jogja, dimana setiap tahapan kehidupan mempunyai arti
tersendiri, tradisi adalah sebuah hal yang penting dan masih dilaksanakan
sampai saat ini. Tradisi juga pasti tidak lepas dari kesenian yang disajikan
dalam upacara-upacara tradisi tersebut. Kesenian yang dimiliki masyarakat
Jogja sangatlah beragam. Dan kesenian-kesenian yang beraneka ragam tersebut
terangkai indah dalam sebuah upacara adat. Sehingga bagi masyarakat Jogja,
seni & budaya benar-benar adalah suatu bagian tak terpisahkan dari
kehidupan mereka. Kesenian khas di Jogja antar lain adalah kethoprak,
Jathilan dan Wayang kulit.
Tempat Wisata Menarik
Objek wisata yang menarik di Jogjakarta: Malioboro, Istana air Taman Sari,
Monumen Jogja Kembali, Museum Keraton, Museum Sonobudoyo, Lereng Merapi,
Kaliurang, Pantai Parangtritis, Pantai Baron, Pantai Samas, Goa Selarong,
candi Prambanan, Candi Sewu, Candi mendut.
"Indonesia
negara yang besar dan indah. Memiliki ribuan pulau, ribuan bahasa namun
dipersatukan dengan satu bahasa yaitu bahasa Indonesia. Tiada negara semajemuk
indonesia. Mari kita pertahankan keunikan dan heterogenitas bangsa Indonesia
dengan hidup saling menghargai sesama. Viva Indonesia"
http://www.wikipedia.com
|
Dilihat Sebanyak [] |
 |
Kirim untuk teman anda |
|
|